Showing posts with label Kurikulum Multimedia. Show all posts
Showing posts with label Kurikulum Multimedia. Show all posts
Monday, November 25, 2013
Thursday, June 20, 2013
Simulasi Digital sebagai Pengembangan KKPI SMK
By Unknown3:17 AMBerita Terbaru, Info Pendidikan, KKPI, Kurikulum Multimedia, Modul Multimedia, Modul SMK Multimedia, SMK Islam Sudirman Ampel, SMK Multimedia, Tips Trik KomputerNo comments
Simulasi Digital sebagai Pengembangan KKPI SMK
Mata Pelajaran “Pengelolaan Informasi” yang terdapat pada
struktur kurikulum 2013 untuk Bidang Keahlian Teknoogi Informasi dan Komunikasi
(yang sudah dipublish sebelumnya), rencananya akan digantikan oleh Mata
PelajaranSimulasi Digital, dengan bobot waktu yang sama. Sedangkan
untuk jurusan selain TIK, jam untuk mata pelajaran ini akan dipecahkan dari
mata pelajaran tertentu yang memiliki jumlah jam yang relatif ‘gemuk’.
Mata pelajaran Simulasi digital ini rencananya
pada awal penerapan Kurikulum 2013 wajib diterapkan kepada seluruh SMK
Invest. Dan para guru yang akan mengajar mata pelajaran Simulasi Digital
ini adalah mantan Guru KKPI yang telah memiliki sertifikat kompetensi Simulasi
digital.
Maka, sebelum diterapkan mata pelajaran Simulasi Digital
ini, para guruSimulasi Digital (mantan guru KKPI) akan dilatih oleh master
trainer melalui ICT Center di tiap kabupaten. Dan setelah pelatihan, guru
Simulasi Digital akan diuji (test) untuk mendapatkan sertifikat tersebut.
Selanjutnya, adalah tugas peserta workshop untuk menentukan konten dari
mata pelajaran ini.
Maka, berdasarkan diskusi dengan beberapa pihak industri pada hari sebelumnya, dan dengan melihat perkembangan teknologi dan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan pihak industri saat ini, maka kami merumuskan beberapa konten materi Simulasi Digital sebagai berikut :
Maka, berdasarkan diskusi dengan beberapa pihak industri pada hari sebelumnya, dan dengan melihat perkembangan teknologi dan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan kompetensi yang dibutuhkan pihak industri saat ini, maka kami merumuskan beberapa konten materi Simulasi Digital sebagai berikut :
Pembelajaran Kolaboratif
Digital Book
Komunikasi dan Interaksi online
Video Editing
Simulasi Visual
5 kompetensi dasar di atas, selanjutnya kami kembangkan ke dalam beberapa
Kompetensi dasar, sebagai berikut :
Setelah mengembangkan kompetensi dasar, kemudian membuat
rancangan rencana pelatihan untuk master trainer yang akan melakukan
kegiatan pelatihan bagi guru Simulasi Digital. Pelatihan master trainer ini
akan dilakukan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan
Penjaminan Mutu Pendidikan bekerja sama dengan SEAMOLEC.
Tuesday, June 18, 2013
Format SKHUN SMK Tahun 2013
Setelah pengumuman kelulusan SMK di Jawa Tengah yang telah diumumkan pada tanggal 24 Mei yang lalu, kini saatnya anak-anak membutuhkan SKHU, yang digunakan untuk berbagai keperluan antara lain, untuk mendaftar ke sekolah yang lebih tinggi (Perguruan Tinggi) atau Universitas dan juga untuk keperluan mencari pekerjaan yang mensyaratkan SKHUN untuk dapat mengikuti seleksi masuk kerja.
Untuk itulah kemudian diterbitkan SKHUN Sementara yang merupakan surat bukti kelulusan sementara sebagai pengganti SKHU yang asli yang masih belum keluar sampai posting ini diunggah.
Berikut contoh format SKHUN Sementara untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya SMK Multimedia, yang dapat diunduh pada link berikut :
SKHUN SMK 2013
Untuk itulah kemudian diterbitkan SKHUN Sementara yang merupakan surat bukti kelulusan sementara sebagai pengganti SKHU yang asli yang masih belum keluar sampai posting ini diunggah.
Berikut contoh format SKHUN Sementara untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), khususnya SMK Multimedia, yang dapat diunduh pada link berikut :
SKHUN SMK 2013
Friday, June 7, 2013
Contoh Cara Membuat Proposal Usaha UKM
By Unknown4:21 PMInfo Pendidikan, Kurikulum Multimedia, Modul Multimedia, Modul SMK Multimedia, Proposal, SMK Islam Sudirman Ampel, SMK MultimediaNo comments
Cara Membuat Proposal Usaha Beserta Contoh - Pengertian Proposal usaha adalah Penawaran atau permintaan kerjasama usaha secara tertulis seperti jual-beli, permodalan dan lain sebagainya.
Proposal juga dapat kita artikan sebagai sebuah rencana kerja yang disusun secara sistematis untuk sebuah kegiatan formal yang ditujukan kepada seseoarang atau badan hukum untuk disetujui dan dikabulkan.
Proposal berfungsi sebagai alat untuk membantu mengambarkan rencana kerja kita secara keseluruhan, sehingga si penerima proposal dapat lebih mengetahui secara terperinci hal-hal apa yang kita ajukan terkait proposal tersebut.
Proposal sangat penting bagi sorang yang mememulai usaha mamupun seorang pengusaha, karena dengan proposal usaha dapat dimulai dan dikembangkan. Dapat diaktakan bahwa Proposal adalah bagian yang tidak terpisahkan bagi dunia usaha.
Cara menyusun proposal usaha bukan pekerjaan yang gampang namun bukan juga pekerjaan yang teramat sulit, karena bila kita sudah menguasai jenis usaha yang mau kita kembangkan dan suah mengetahui kerangka proposal, maka membuat proposal sudahlah sangat mudah.
Untuk itu Blog PIB akan mencoba membagi informasi cara membuat atau menyusun proposal usaha yang baik dan benar untuk anda.
Cara membuat proposal usaha tidak jauh beda dengan cara membuat proposal kegiatan sekolah yang sudah kami sampaikan beberapa waktu yang lalu, walaupun ada beberapa yang sangat perlu diperhatikan.
Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya bahwa membuat proposal akan mudah jika kita sudah mengetahui kerangka proposal dan usaha yang akan kita laksanakan, karena pada kerangka itulah kita akan menuliskan gambaran usaha kita secara utuh dan menyeluruh.
Kerangka Proposal Usaha :
I. Halaman Judul
Halaman judul merupakan lembar tersendiri, memuat :
1. Judul kegiatan yang diajukan
2. Departemen/divisi yang melaksanakan kegiatan
3. Lambang UNISSULA atau kegiatan yang diajukan
II. Judul Proposal
Judul proposal usaha dibuat singkat dan jelas. Harus dapat mengambarkan usaha yang akan dilaksanakan.
III. Latar Belakang
Latar belakang berisi hal hal yang melatarbelakangi keinginan/daya dorong untuk melaksanakan usaha yang diajukan. (Jangan lupa gabarang singkat tentang prospek usaha dimasukan juga walau singkat)
IV. Tujuan usaha
Tujuan berisi tentang apa yang menjadi tujuan usaha tersebut, (Profit or non Profit ?) dan jabarkan target lainnya.
V. Segementasi Pasar, berisi tentang :
- Analisa Pasar, seperti apa perkembangan permintaan dan penawaran.
- Objek Pasar, gambaran strategi usaha.
- Target Pasar, gambaran konsumen.
VI. Analisa 4P
- Jenis Usaha/Produk
- harga Produk
- Promosi
- Place/tempat
VII. Analisa Swot Usaha, yang berisi :
- Kelemahan usaha, hal apa yang menjadi kelemahan usaha, misalkan saingan sudah banyak.
- Kekuatan/Keunggulan Usaha, hal apa saja yang menjadi kekuatan prodak kita itu, seperti cita rasa, lokasi yang strategis dll.
- Peluang usaha, berisi peluang atau kemungkinan berkembangnya usaha, seperti banyaknya konsumen.
- Tantangan usaha, berisi tantangan seperti, kekurangan bahan baku. dll
VIII. Anggaran/Budget berisi :
- Pengeluaran, berisi biaya Produksi s/d pemasaran.
- Pemasukan, berisi gambaran hasil yang diperoleh dalam usaha.
- Cash Flow, berisi selisih pemasukan dan pengeluaran dan berapa lama kira-kira usaha itu sudah balik modal dan meraup keuntungan.
IX. Penutup
Berisi tentang harapan dan ucapan terimakasih.
Demikianlah kerangka proposal usaha, setelah membacanya berikut kami sertakan juga contoh proposal usaha yang baik dan benar untuk dapat anda jadikan sebagai contoh menyusun proposal usaha anda.
Proposal juga dapat kita artikan sebagai sebuah rencana kerja yang disusun secara sistematis untuk sebuah kegiatan formal yang ditujukan kepada seseoarang atau badan hukum untuk disetujui dan dikabulkan.
Proposal berfungsi sebagai alat untuk membantu mengambarkan rencana kerja kita secara keseluruhan, sehingga si penerima proposal dapat lebih mengetahui secara terperinci hal-hal apa yang kita ajukan terkait proposal tersebut.
Proposal sangat penting bagi sorang yang mememulai usaha mamupun seorang pengusaha, karena dengan proposal usaha dapat dimulai dan dikembangkan. Dapat diaktakan bahwa Proposal adalah bagian yang tidak terpisahkan bagi dunia usaha.
Cara menyusun proposal usaha bukan pekerjaan yang gampang namun bukan juga pekerjaan yang teramat sulit, karena bila kita sudah menguasai jenis usaha yang mau kita kembangkan dan suah mengetahui kerangka proposal, maka membuat proposal sudahlah sangat mudah.
Untuk itu Blog PIB akan mencoba membagi informasi cara membuat atau menyusun proposal usaha yang baik dan benar untuk anda.
Cara membuat proposal usaha tidak jauh beda dengan cara membuat proposal kegiatan sekolah yang sudah kami sampaikan beberapa waktu yang lalu, walaupun ada beberapa yang sangat perlu diperhatikan.
Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya bahwa membuat proposal akan mudah jika kita sudah mengetahui kerangka proposal dan usaha yang akan kita laksanakan, karena pada kerangka itulah kita akan menuliskan gambaran usaha kita secara utuh dan menyeluruh.
Kerangka Proposal Usaha :
I. Halaman Judul
Halaman judul merupakan lembar tersendiri, memuat :
1. Judul kegiatan yang diajukan
2. Departemen/divisi yang melaksanakan kegiatan
3. Lambang UNISSULA atau kegiatan yang diajukan
II. Judul Proposal
Judul proposal usaha dibuat singkat dan jelas. Harus dapat mengambarkan usaha yang akan dilaksanakan.
III. Latar Belakang
Latar belakang berisi hal hal yang melatarbelakangi keinginan/daya dorong untuk melaksanakan usaha yang diajukan. (Jangan lupa gabarang singkat tentang prospek usaha dimasukan juga walau singkat)
IV. Tujuan usaha
Tujuan berisi tentang apa yang menjadi tujuan usaha tersebut, (Profit or non Profit ?) dan jabarkan target lainnya.
V. Segementasi Pasar, berisi tentang :
- Analisa Pasar, seperti apa perkembangan permintaan dan penawaran.
- Objek Pasar, gambaran strategi usaha.
- Target Pasar, gambaran konsumen.
VI. Analisa 4P
- Jenis Usaha/Produk
- harga Produk
- Promosi
- Place/tempat
VII. Analisa Swot Usaha, yang berisi :
- Kelemahan usaha, hal apa yang menjadi kelemahan usaha, misalkan saingan sudah banyak.
- Kekuatan/Keunggulan Usaha, hal apa saja yang menjadi kekuatan prodak kita itu, seperti cita rasa, lokasi yang strategis dll.
- Peluang usaha, berisi peluang atau kemungkinan berkembangnya usaha, seperti banyaknya konsumen.
- Tantangan usaha, berisi tantangan seperti, kekurangan bahan baku. dll
VIII. Anggaran/Budget berisi :
- Pengeluaran, berisi biaya Produksi s/d pemasaran.
- Pemasukan, berisi gambaran hasil yang diperoleh dalam usaha.
- Cash Flow, berisi selisih pemasukan dan pengeluaran dan berapa lama kira-kira usaha itu sudah balik modal dan meraup keuntungan.
IX. Penutup
Berisi tentang harapan dan ucapan terimakasih.
Demikianlah kerangka proposal usaha, setelah membacanya berikut kami sertakan juga contoh proposal usaha yang baik dan benar untuk dapat anda jadikan sebagai contoh menyusun proposal usaha anda.
Demikianlah informasi contoh dan cara membuat proposal yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat bagi anda pengunjung kami terkhusus bagi yang membutuhkannya. Sekian dan terimakasih.
Sunday, February 24, 2013
Contoh Storyboard UKK Multimedia 2013
By Unknown2:40 AMKurikulum Multimedia, Modul SMK Multimedia, Proposal, SMK Islam Sudirman Ampel, SMK Multimedia, Storyboard Multimedia, UAN 2013, UKK Multimedia 2013, UN 2013No comments
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Multimedia akan segera dilaksanakan. Persiapan telah dilakukan berkali-kali test praktik dengan waktu yang terbatas sesuai dengan perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk membuat media pembelajaran. Sebagai alternatif soal pilihan kedua dari 3 soal yang disediakan oleh penyelenggara ujian nasional praktik kejuruan, maka SMK Islam Sudirman Ampel pada tahun pelajaran 2013 memilih membuat media pembelajaran dengan menggunakan adobe flash CS 3 digabungkan dengan pengolah grafis atau gambar dan juga pengolah audio video.
Untuk membuat media pembelajaran yang baik dibutuhkan adanya storyboard yang baik pula. Karena dengan adanya storyboard yang baik diharapkan hasil yang didapat juga lebih maksimal.
Berikut contoh Storyboard media pembelajaran interaktif dengan flash:

flowchart sederhana
Untuk membuat media pembelajaran yang baik dibutuhkan adanya storyboard yang baik pula. Karena dengan adanya storyboard yang baik diharapkan hasil yang didapat juga lebih maksimal.
Berikut contoh Storyboard media pembelajaran interaktif dengan flash:
Multimedia pembelajaran pada saat
ini merupakan suatu kebutuhan bagi setiap guru maupun pendidikan yang akan
melaksanakan pembelajaran di era digital saat ini. Hampir setiap sekolah
mempunyai fasilitas ICT di tiap kelas yang harus dimanfaatkan dalam proses
pembelajaran. Untuk merancang multimedia pembelajaran interaktif diperlukan 2
dasar utama yang harus di pahami untuk memudahkan dalam pembuatan multimedia
yaitu Flowchart dasar dan Storyboard dasar berikut salah satu contoh rancangan
multimedia berupa flowchart dasar dan storyboard:
1. Contoh Flowchart multimedia
flowchart sederhana
Dalam flowchart ini direncanakan
menu utama terdiri dari kompetensi, materi, latihan, evaluasi, pustaka, author.
yang dapat dikembangkan dalam submenu-submenu sesuai dengan keinginan dari
pengembang.
2. contoh storyboard.
a. cover
a. cover
storyboard cover
b. Kompetensi
Storyboard kompetensi
c. Materi
Storyboard materi
d. Latihan
Storyboard latihan & Evaluasi
e. Pustaka
Storyboard Pustaka
f. Author
storyboard author










